//
you're reading...
psikologi

Tips Mengurangi Rasa Gugup dalam Tes

Saat-saat ujian, testing, ulangan, kuis, dan lain-lain merupakan sesuatu yang menentukan nasib kita di kemudian hari, sehingga tidak jarang orang merasa takut, minder, tidak percaya diri, gugup, gerogi, dan lain sebagainya. Terbayang hal-hal yang negatif sehingga rasa cemas pun timbul. Dengan perasaan negatif tersebut sebenarnya justru membuat hasil ujian, tes, quiz, dll menjadi tidak optimal.

Mau tidak mau kita harus mampu menundukkan rasa takut, cemas, paranoid, khawatir, tidak pede, minder, grogi, gugup, salah tingkah, dan lain sebagainya. Dengan perasaan yang biasa-biasa saja saat mengerjakan soal-soal atau menjawab pertanyaan diharapkan otak kita bisa bekerja tanpa beban untuk meraih tujuan yang ingin kita raih. Kerjakan apa yang harus anda lakukan sebaik mungkin dan terima hasil akhirnya dengan lapang dada.

Berikut di bawah ini adalah beberapa trik cara yang bisa anda lakukan di saat rasa takut atau gugup datang menjelang ujian atau tes :

1. Serahkan Semuanya Kepada Allah SWT (Tawakal)

Allah SWT tahu apa yang terbaik bagi kita. Mungkin hasil buruk merupakan hal yang baik bagi kita yang tidak dapat kita jangkau dengan otak kita. Lakukanlah yang terbaik dan serahkan semua kepadaNya. Mintalah hasil yang terbaik walaupun pahit terasa.

2. Jangan Belajar Telalu Berat

Belajarlah secara normal jangan terlalu diporsir apalagi hingga begadang hingga larut malam. Ditambah lagi selama perjalanan dan selama menunggu ujian dimulai kita belajar terus menerus. Maka rasa cemas dan takut akan selalu membayangi kita yang belajar terlalu berlebihan. Jawablah yang anda ketahui, dan karang-karang saja apa-apa yang tidak anda ketahui jawabannya.

3. Anggap Semua Itu Bukan Segala-Galanya

Gagal bukan akhir dari segalanya. Kita harus berpandangan bahwa ujian, tes, ulangan, atau apapun itu namanya hanya sesuatu yang harus kita jalani dalam hidup ini. Kita harus berpikir banyak jalan alternatif lain jika gagal sehingga kita tidak akan terlalu fokus pada keharusan mendapat hasi yang baik.

4. Lebih Penting Proses Daripada Nilai

Buat apa nilai tinggi anda dapatkan tetapi anda tidak bisa memahami secara mendalam pelajaran yang telah anda dapatkan. Bagaikan masuk kuping kanan keluar kuping kiri. Pentingkanlah proses pencarian ilmu daripada nilai, karena dalam dunia kerja profesional tidak butuh nilai, namun kemampuan keterampilan yang lebih diutamakan.

5. Berpikir Positif dan Menikmati Kegagalan

Pikirkan saja yang baik-baik seperti semua akan berjalan baik-baik saja tanpa kendala apa pun dan hasilnya akan baik untuk kita. Jika ternyata gagal meraih apa-apa yang kita mau, maka nikmati saja semua itu karena itu semua adalah hal yang wajar dalam hidup ini. Kegagalan merupakan awal dari kesuksesan anda.

6. Jangan Gengsi

Jangan melakukan kompetisi dengan orang lain untuk menunjukkan siapa yang terbaik. Janganlah mengejar hasil yang baik hanya untuk bisa disombongkan di depan orang-orang. Semakin bagus hasilnya anda hanya akan semakin besar kepala, dan semakin buruk hasilnya akan semakin membuat anda depresi pusing tujuh keliling.

About ipuls

jangan pernah berbohong pada diri sendiri...

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: