//
you're reading...
kesehatan, Politik dan Nasional, teknologi

Jakarta bakal Miliki Pengolahan Limbah Kapal

Pengolahan air limbah kapal itu tercakup di dalam pembangunan Intermediate Treatment Facility (ITF) atau tempat  pengolahan sampah dalam kota di kawasan ekonomi khusus (KEK) Marunda yang akan mulai dibangun pada 2012 mendatang

“Kami masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat terkait dimulainya rencana pembangunan KEK Marunda. Pembangunan ITF merupakan bagian dari pengembangan KEK Marunda,” kata Kepala Dinas Kebesihan DKI Jakarta, Eko Bharuna kepada wartawan di Balaikota, Kamis (13/10).

Ia mengatakan, ITF Marunda  akan mampu mengolah sampah hingga 1.500 ton per hari sehingga dapat mendukung sampah domestik yang dihasilkan KEK Marunda.

Pembangunan ITF Marunda berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta No. 77 tahun 2009 tentang Penetapan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di KEK Marunda, dan Keputusan Gubernur No 1851/2009 tentang Pembentukan Tim Kerja Program Pembangunan ITF.

“TPST atau ITF Marunda akan dikelola oleh BUMD milik DKI Jakarta bekerja sama dengan pihak investor selaku pemilik lahan dan penyedia teknologi,” ujarnya.

Kedua, Lanjut Eko, pihak bersama membangun fasilitas pengolahan sampah di atas tanah seluas 12 hektar pada tahun 2012.  “Nanti pola pengelolaannya sama dengan ITF Cakung Cilincing. Jadi yang punya tanah pihak swasta kemudian bekerja sama dengan BUMD yang akan mengelola KEK Marunda,” paparnya.

Ia menjelaskan, fasilitas tepat guna di ITF Marunda yang akan dibangun yaitu pengelolaan sampah sungai dan laut di sekitar kawasan KEK Marunda dengan Pantai Laut Jawa melalui sungai Blencong. Untuk pengelolaan sampah sungai dan laut, ITF akan dilengkapi dengan dukungan armada kapal pembersih sampah pantai.

“Fasilitas lain yang tersedia berupa instalansi pengolahan limbah, terutama limbah oli eks kapal (waste water treatment) yang sesuah dengan IMO Convention dan rencana pelabuhan yang akan dibangun,” jelasnya.

Selain itu,lanjut Eko, juga akan dibangun fasilitas pengolahan air bersih yang dibutuhkan bagi kapal-kapal yang akan berlabuh atau merapat di pelabuhan.

“Itu semua merupakan fasilitas yang menjadi bagian ITF Marunda di KEK Marunda. Limbah cair dari kapal rencananya akan diolah menjadi air bersih, sehingga dapat digunakan untuk keperluan kapal saat merapat. Seperti air untuk membersihkan kapal sebelum berangkat,” tuturnya. (Ant/OL-2)

About ipuls

jangan pernah berbohong pada diri sendiri...

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: