//
you're reading...
kesehatan, teknologi

Aerosol Hambat Efek Global Warming

Partikel udara dari gunung berapi dan pembakaran bahan bakar minyak sketidaknya dapat mengimbangi sepertiga dari panas sinar matahari akibat pemanasan global.

Sebuah penelitian di Universitas Boston meyimpulkan bahwa penggunaan bahan bakar minyak yang melonjak di China dapat mengimbangi efek karbon dioksida.

“Sejak tahun 2000, aerosol di stratosfer telah menyebabkan tingkat dari pemanasan iklim melambat dan kita tidak akan melihatnya tanpa hal tersebut,” kata John Daniel, Fisikawan di National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA).

Selama dekade terakhir, jumlah aerosol pada lapisan stratosfer di suatu negara terus meningkat. Selain dari penggunaan bahan bakar minyak hal ini juga disebabkan oleh asap dari letusan gunung merapi. Para peneliti telah menganalisa beberapa sumber independen satelit dan beberapa jenis instrumen tanah. Mereka menemukan peningkatan yang jelas mengenai aerosol di stratosfer sejak tahun 2000.

“Aerosol di stratosfer telah meningkat dengan pesat dan mengejutkan pada saat itu, hampir dua kali lipat selama dekade tersebut. Peningkatan aerosol sejak tahun 2000 menyiratkan efek pendinginan sekitar 0,1 watt per meter persegi. Ini cukup untuk mengimbangi panas matahari sebesar 0,28 watt per meter persegi akibat efek pemanasan gobal dari peningkatan karbon dioksida selama periode yang sama,”tambah Daniel, seperti dikutip TG Daily, Sabtu (23/7/2011).

Kenaikan aerosol daam satu dekade di stratosfer bisa disebabkan dari sebagian oleh sumber alam seperti letusan gunung berapi yang lebih kecil. Kemudian beberapa aktivitas manusia, yang memancaran gas seperti sulfur dioksida, yang bereaksi di atmosfer untuk membentuk partikel aerosol reflektif.

Jika hal ini terus meningkat, maka temperatur panas tidak akan naik dengan cepat. Tetapi jika mereka menurun, maka suhu akan meningkat lebih cepat.

“Latar belakang dari Aerosol di Stratosfer lebih dari yang kita duga. Dekade terakhir telah menunjukkan kepada kita bahwa hal letusan gunung merapi tidak terlalu besar sehingga aerosol menjadi bagian penting untuk iklim,”imbuhnya. (tyo)

Sumber :okezone.com

About ipuls

jangan pernah berbohong pada diri sendiri...

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: