//
you're reading...
pendidikan

Manusia Mengeluarkan Gas CO2 Lebih Banyak Daripada Gunung Berapi

Letusan gunung api yang mengeluarkan lava pijar dan gumpalan awan abu vulkanik hingga beberapa kilometer ke atmosfer memang melepas banyak gas karbon. Namun sebuah kajian riset menemukan bahwa dampak lingkungan yang disebabkan oleh gunung api itu jauh lebih ringan dibanding aktivitas manusia. Menurut riset tersebut, karbon dioksida (CO2) yang dihasilkan oleh manusia dalam tiga hingga lima hari dapat menyamai jumlah gas yang dilontarkan seluruh gunung api di bumi selama setahun.

“Emisi karbon dioksida antropogenik membuat emisi CO2 gunung api global tampak sangat kecil,” kata Terrance Gerlach, peneliti studi dari Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS). CO2 adalah gas rumah kaca utama yang bertanggung jawab atas perubahan iklim.

Gerlach memaparkan jumlah karbon dioksida yang dilepaskan letusan gunung berapi dalam beberapa studi sebelumnya, yakni 0,13-0,44 miliar ton CO2 per tahun. Sebagai perbandingan, laju emisi CO2 manusia untuk 2010 saja mencapai 35 miliar ton.

Kegiatan manusia yang melepaskan gas karbon cukup besar. Alih fungsi lahan, misalnya, melepas 3,4 gigaton per tahun. Kendaraan bermotor, seperti mobil dan truk, menyemburkan 3 gigaton setiap tahun. Produksi semen menyuplai 1,4 gigaton gas rumah kaca itu ke atmosfer.

About ipuls

jangan pernah berbohong pada diri sendiri...

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: